Parah Coy...!!! Limbah Asap Pabrik Timah Di Desa Eretan Kulon Menyiksa Warga

PANTURAPOS.COM - Keberadaan pabrik timah (Alumunium), di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, sering kali membuat warga Dusun Remang (Legok), Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu menjadi resah. Pasalnya, acap kali bila ada aktifitas pembakaran, limbah asapnya sering bikin dada sesak dan terbawa angin menuju desa dan Kecamatan yang bertetangga tersebut.

Menurut Nano, warga Dusun Remang (Legok), kepada PANTURA POS mengatakan. Keberadaan pabrik timah (Alumunium) yang bertetangga dengan Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, menurut rumor yang beredar izin usahanya di duga ilegal. Apalagi kata dia, akibat polusi asap itu membuat warga  merasa tidak nyaman.

" Asap dari pembakaran pabrik timah sering kali membuat sesak napas dan sesak dada. Saya sebagai warga, sering merasakan tidak nyaman bila ada aktifitas pembakaran. Bahkan, keberadaan pabrik timah tersebut, lokasinya berdekatan dengan salah satu perusahaan gas elpiji, dampaknya bisa juga dirasakan para karyawan di perusahaan elpiji itu " ungkap Nano.

Senada, Her, salah seorang karyawan perusahaan gas elpiji, kepada PANTURA POS menambahkan. Seluruh karyawan menjadi resah, bila aktifitas pembakaran pabrik timah tersebut sedang berlangsung. Dirinya merasa khawatir, dampak dari asap beracun hasil pembakaran timah itu akan menimbulkan penyakit dalam, berupa sesak saluran pernapasan.

" Seringkali aktifitas pembakaran pabrik timah itu, bikin kesal kami sebagai karyawan Perusahaan gas elpiji. Kalau sering menghisap asap beracun itu, kami khawatir imbasnya akan berdampak pada terjangkitnya berbagai macam penyakit dalam, seperti saluran pernapasan. Untuk itu kami mohon kepada Pemkab Indramayu melalui dinas terkait, agar segera turun tangan menyikapi keluhan kami ini " pinta dia.


Pemantauan PANTURA POS, asap hitam beracun yang berasal dari aktifitas pembakaran timah tersebut membuat sesak dada, juga akibat hempasan mata angin dari arah utara, asap beracun itu menuju perusahaan gas elpiji dan pemukiman penduduk (Legok).  (Mansur Kurdi)

Awas...!!! Pilwu Yang Diikuti Oleh Dua Calon, Rawan Keributan

Gambar Ilustrasi
PANTURAPOS.COM - Pemilihan kuwu yang akan diselenggarakan secara serentak di 30 Kecamatan dari 138 Desa di Kabupaten Indramayu beberapa hari lagi akan digelar, tentunya keinginan masyarakat dan juga intansi terkait pemilihan kuwu tersebut berjalan dengan aman dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diingikan.

Dalam penelusuran awak media " panturapos online " dari beberapa Desa diwilayah Indramayu Barat, gesekan gesek yang sering terjadi apabila ada dua calon kuwu yang bersaing dalam memperebutkan orang nomor satu didesanya, seperti Desa Bogor Kecamatan Sukra ada dua kandidat calwu dan Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan yang sering terjadi gesekan antara sesama pendukung, tentunya masing masing calwu harus bisa mengendalikan masanya ditambah netralitas baik Panpilwu, Lembaga Desa dan juga perangkat Desanya sehingga pemilihan kuwu berjalan dengan Jurdil, tidak menimbulkan kecurigan dikedua calon tersebut.
     
Menurut Ketua LSM Penjara - Indonesia DPC Kabupaten Indramayu Waryono senin ( 04/12 ) saat bincang bincang dengan awak media, kami atas nama Lembaga dan juga masyarakat Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan menginginkan pemilihan kuwu ini, berjalan dengan aman dan damai sehingga tidak terjadi komplik antara sesama pendukung yang akan menimbulkan kerugian dimasyarakat itu sendiri.
( 1) Panpilwu, Lembaga Desa,Perangkat Desa harus netral mengacu pada peraturan yang ada.
( II ) Harus ada ketegasan dari pihak MUSPIKA maupun TNI dan POLRI sebagai pihak pengamanan.
( III ) Calon kuwu harus mengendalikan masa pendukungnya agar jangan membikin ulah demi keamanan dan ketertiban menjaga stabilitas demi kepentingan bersama.

( IV ) Waspadai adanya Provokator yang akan mengadu domba sehingga akan menggagalkan pesta Demokrasi ini, katanya. (SUWARTO)

Ajiib...!!! Kampanye Calwu H. Dulhadi Dihadiri Ribuan Masa Euy...


PANTURAPOS.COM - Dalam masa tahapan kampaye nomor urut satu ( 1 ) H.Abdul hadi yang diselenggarakan hari selasa ( 05/12 ) , cukup meriah dihadiri ribuaan masa pendukung dari 5 Dusun yakni, Dusun Kesan, Kandangsapi II, Pilangpayung, Karanganyar dan Kertawinangun Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu.
         
Dalam acara kampanye terasebut dihadiri pihak Muspika Kecamatan Anjatan dan panitia pemilihan kuwu, ribuaan masa pendukung nomor urut satu ( 1 ) H.Abdul hadi sangat antusias mengikuti jalannya acara kampanye tersebut dengan diiringi organ tunggal yang dipimpin Laling grup.

      
Menurut H. Abdul hadi dalam orasinya, mari bersama sama baik tua maupun muda jangan sampai lupa hari rabu tanggal 13 desamber 1017 untuk mengikuti pencoblosan dalam pelaksanaan pemilihan kuwu, jangan lupa coblos nomor satu ( 1 ) H.Abdul hadi dan mari kita sukseskan pemilihan kuwu ini dengan aman dan damai.
        

Beberapa warga Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan, kami atas nama masyatakat Desa Salamdarma siap mendukung nomor urut satu ( 1 ) H.Abdul hadi karena beliau sangat dekat dihati rakyat dan kami semua pendukung H.Abdul hadi, siap memenagkan pemilihan kuwu nanti, kami setia dan tetep demen dukung H. Abdul hadi nomor urut satu ( 1 ) yes,ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

Polsek Anjatan Gandeng LSM Penjara Indonesia Dalam Rangka Ops Bina Kesuma Lodaya II

PANTURAPOS.COM - Dalam rangka mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam bentuk gangguan kelompok anti sosial Polsek Anjatan mengadakan kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ), Pemantau Kinerja Aparatur Negara-Indonesia ( Penjara Indonesia ) Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Kabupaten Indramayu, yang beralamatkan didusun Kesan Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu.
      
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Anjatan AKP Noneng Sukarna. SH, beserta jajarannya, dilaksanakannya OPS Bina Kesuma Lodaya II , demi menciptakan kondisi Kantibmas, melalui kesadaran peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mewujud situasi yang aman dan kodusif.
     
Menurut Ketua LSM Penjara- Indonesia Waryono saat ditemui dikantornya Saptu ( 02/12 ) menjelaskan, kami atas nama Ketua LSM Penjara- Indonesia mengucapkan banyak banyak terimakasih kepada Polsek Anjatan yang telah memberikan kepercayaan kepada LSM Penjara- Indonesia dalam rangka untuk turut serta melakukan pembinan kelompok anti sosial, demi terciptanya situasi yang aman, tentram dan damai.


Apalagi di Desa Salamdarma akan digelar pemilihan Kepala Desa atau Pilwu, kami atas nama LSM Penjara - Indonesia mari bersama sama kita ciptakan Demokrasi di Salamdarma ini yang jurdil dan kita semua agar menjaga keamanan dan ketertiban sehingga pesta Demokrasi ini berjalan dengan sukses, katanya. (SUWARTO)

PPPA Sosialisasikan HIV Aids Pada Bhakti Pemuda


PANTURAPOS.COM - Dalam rangkaian acara kemah bhakti pemuda ke IX tahun 2017 di wisata pantai Karansong Sabtu (2/12) melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indramayu mensosialisasikan tentang Perempuan dan Perlindungan Anak. Semua peserta kemah bhakti sejumlah 1.306 menyimak materi bahaya HIV Aids yang disampaikan oleh Komisi Perlindungan Aids (KPA) Indramayu Kristin.

“Pada Aspek Kesehatan dan Ekonomi. HIV/AIDS telah menjadi penyakit yang membuat yang paling menakutkan bagi dunia. Penyakit menular ini disebabkan oleh infeksi virus yaitu Human Immunodeficiency. Virus akan menyebabkan tubuh penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah” ucapnya dalam memberikan materi kepada peserta.

Lebih lanjut, Kristin juga menjelaskan tentang bahaya HIV Aids terhadap tubuh manusia yang dikenal dengan The Human Immunodeficiency Virus (HIV) salah satu penyakit yang mematikan yang paling serius dalam sejarah manusia. HIV juga menyebabkan kondisi yang disebut Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

“melakukan hubungan seksual oral, vagina, atau dubur tanpa kondom dan juga berbagi jarum seperti jarum yang digunakan untuk menyuntkan obat, steroid dan zat lain atau berbagi jarum yang digunakan untuk tato” jelasnya

Orang yang telah mengidap virus AIDS akan menjadi pembawa dan penular AIDS selama hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. Karena AIDS juga dikatakan penyakit yang berbahaya karena sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah virus AIDS.

Menurut Tomi Susanto yang sekaligus penggiat pencegahan HIV AIDS bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya AIDS apalagi HKN ke 53 baru saja digelar dan dalam rangkaiannya hari rabu depan tanggal 6 desember kita akan mengadakan acara silaturahmi dan sosialisasi HIV di gedung PGRI Indramayu karena generasi muda termasuk anak-anak ternyata menjadi ancaman terbesar terkena infeksi yang berbahaya ini.
“Remaja sebagai generasi penerus bangsa harus paham pentingnya kesehatan reproduksi dan menghindari seks bebas untuk mencegah penularan HIV” tuturnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr. H Deden Bonikoswara mengapresiasi kepada Yayasan Pelita Ilmu (YPI) Indramayu Tomi Susanto dan teman-teman yang telah mensosialisasikan tentang bahaya HIV AIDS karena angka kejadiannya sekarang makin meningkat untuk itu diperlukan sosialisasi terutama kepada pemuda dan pemudi sebagai generasi penerus bangsa ini tentang apa itu AIDS/HIV dan bagaimana cara pencegahannya

“diperlukan untuk masyarakat lebih peduli dan berhati-hati terhadap penyakit ini dan juga menghilangkan stigma yang buruk terkait penderita AIDS, supaya masyarakat tidak tertular oleh HIV” katanya melalui pesan singkat


Kadinkes juga mengimbau kepada masyarakat, mengingat masih bergeraknya angka pengidap penyakit HIV AIDS di Kabupaten Indramayu hingga tercatat 2654 orang, agar masyarakat memahami bahaya Aids dan cara pencegahannya seperti hubungan sex dilakukan hanya dengan satu pasangan yang sah saja, jangan sex bebas, dan juga jangan memakai narkoba, serta hati-hati terhadap tindik dan tato (Red)

Misteri Sumur Jaya Di Desa Cipunegara, Setiap Malam Sering Muncul Penampakan Ular Sebesar Kelapa

Sumur Jaya yang terletak di Desa Cipunegara, Subang
PANTURAPOS.COM - Misteri sumur jaya didesa Sidajaya Kecamatan Cipunegara Kabupaten Subang masih menyimpan misteri, karena sampai saat ini cerita sejarah dari turun temurun masih belum terungkap, sumur jaya tersebut dulunya disebut sumur Buta, pada saat penjajahan belanda sampai pembrontakan darul islam ( DI- TII ) menurut cerita yang berkembang dari mulut kemulut orang yang bersembunyi diwilayah sumur Buta tersebut tidak akan kelihatan oleh musuh sehingga sumur Buta tersebut berubah nama menjadi sumur jaya, siapa yang lari kewilayah sumur jaya pasti akan selamat dari serangan musuh.
     
Menurut Raswan warga setempat saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online " jumat ( 01/12 ), disumur tersebut sering muncul siluman ular yang besarnya sepohon kelapa panjangnya juga lebih dari 12 meter, dan masyarakat sekitar juga banyak yang sudah melihat siluman ular, dan anehnya walaupun dimusim kemarau air sumur jaya tidak pernah kekeringan, bahkan area pesawahan diwilayah sumur jaya tidak pernah kekurangan air.
      

Hal senada juga diungkapkan Atmo ( 65 thn ) pemilik pekarangan sumur jaya, pekarangan sumur jaya ini semenjak kakek saya sudah ada, jadi asal usulnya juga kami kurang tau persis, memang benar disumur jaya ada siluman ular dan juga ada siluman macan putih, dan beberapa tahun yang lalu ada cahaya yang sangat terang benerang mengelilingi sumur jaya menurut orang pintar itu katanya bokor kencana, dan kalau malam jumat kliwon ada saja orang yang mandi disumur jaya kebanyakan dari luar daerah baik dari Indramayu, Subang maupun Kerawang.katanya. (SUWARTO)

Menjelang Hari Pencoblosan Pilwu, Aparat Keamanan Harus Waspadai Provokator

PANTURAPOS.COM - Menjelang hari pencoblosan yang beberapa hari lagi akan dilaksanankan dipemilihan kuwu ( Pilwu ) serentak di Kabupaten Indramayu yang jatuh pada hari rabu tanggal 13 Desember-2017, tentunya situasi sudah memanas dari masing masing pendukung calon kuwu.
      
Dalam penelusuran wartawan " panturapos, online " kebeberapa Desa yang akan menyelenggarakan pemilihan kuwu, situasi sudah memanas dari masing masing pendukung, yang dikawatirkan adanya provokator yang akan mengganggu jalannya pemilihan kuwu baik sebelum pencoblosan, hari pencobloson maupun sesudah pencoblosan, sehingga akan mengganggu stabilitas keamanan warga apalagi dengan tindakan tindakan yang anarkisme, ini yang perlu diwaspadai baik masyarakat, pihak penegak hukum dan intansi terkait sehingga pilwu serentak diwilayah Kabupaten Indramayu berjalan dengan sukses dan tampa ekses.
      

Dari hasil bincang bincang dengan beberapa warga dibeberapa wilayah yang berhasil kami rangkum rabu ( 29/11 ), kami mengharapkan  pemilihan kuwu di Kabupaten Indramayu ini berjalan dengan aman dan damai, jadi ikrar damai yang dilaksanakan dialun alun Indramayu beberapa waktu yang lalu yang dihadiri Bupati Hj. Anna Sophana, Kapolres Indramayu AKBP Arif fajarudin dan jajaran terkait, ini harus dijadikan jiwa sportif bagi semua calon kuwu dan juga harus dimaknai sebagai tanggungjawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban didesa masing masing jangan sampai ada pihak ketiga atau provokator yang akan memamfaatkan situasi pemilihan kuwu tersebut. (SUWARTO)

Menteri Pertanian Kunjungi Kabupaten Indramayu

PANTURAPOS.COM - Kunjungan kerja menteri pertanian Andi Amran Sulaiman , kamis ( 23/11 ) ke Kabupaten Indramayu didua Kecamatan yakni Kecamatan Sukra dan Kecamatan Kroya dalam acara tersebut dihadiri ratusan petani yang tergabung dari kelompok tani, baik Poktan, Gapoktan maupun KTNA dikedua kecamatan baik Sukra maupun di Kecamatan Kroya.
      
Setelah menunjungi di Kecamatan Sukra menteri pertanian bertolak menujuh Kecamatan Kroya dalam kunjungan tersebut menteri pertanian yang didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI ) Jenderal ( Purn ) Moeldoko, Bupati Indramayu, Hj Anna, Sophanah dan juga dari Anggota DPR- RI dari komisi IV Ono Surono Intansi terkait baik Muspida maupun Muspika dikedua Kecamatan dan masyarakat petani.
     

Dalam sambutannya Bupati Indramayu Hj. Anna, Sophanah menuturkan" sekarang ini Kabupaten Indramayu memberikan kontribusi produksi padi untuk Provinsi Jawa Barat total sebesar 14 persen dan untuk kontribusi Nasional total sebesar 4 persen dan dalam upaya  mencukupi stok pangan Nasional pemeritah Kabupaten Indramayu sendiri sudah diatur Perda no 16 tahun 2013, tentang perlindungan lahan pangan berkesinambungan, Perda tersebut memproteksi lahan pangan agar tidak beralih fungsi. (SUWARTO)

Wiih...!!! Menjelang Kampanye Pilwu, Pengusaha Konveksi Kebanjiran Order

PANTURAPOS.COM - Konveksi N7 yang terletak diwilayah Bypass Pantura Patrol depan gudang Bulog akhir akhir ini kebanjiran order, pasalnya di Kabupaten Indramayu akan diselenggarakan Pilwu serentak, masing masing calon kuwu baik para simpatisannya kebanyakan memesan kaos, pemesanan kaos sendiri bisa mencapai ratusan bahkan ribuaan kaos untuk satu calon kuwu.
       
Menurut Norma Safrida saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos.online " jumat ( 17/11 ) sang pemilik Konveksi N7 pemesanan kaos sendiri bukan saja para calon kuwu akan tetapi ada kaum nelayan seperti nelayan dari Desa Eretan Kecamatan Kandanghaur ada juga dari dinas terkait yang memesan kaos ataupun baju dan jas kesini, adapun pesanannya ada yang mencapai ratusan bahkan lebih dari itu, ungkapnya.
       

Hal senada juga disampaikan karyawan N7 Didin, kami bekerja dari pagi hingga sore hari, memang sekarang lagi kebanjiran order jadi banyak lemburan dan tentang harga konveksi N7 lebih murah dibandingkan dengan konveksi lain adapun peminatnya ada yang satu wilayah Kabupaten Indramayu ada juga dari wilayah wilayah lain bahkan ada juga dari Jakarta. (SUWARTO)

Parah...!!! Pintu Masuk Kantor Telkom Haurgeulis Becek, Bikin Pengunjung Gagal Fokus

Kondisi jalan masuk Kantor Telkom Haurgeulis
PANTURAPOS.COM – Kantor layanan PT. Telkom Haurgeulis, yang terletak di Jl. Ahmad Yani Haugeulis saat ini kondisi pintu masuknya membuat pengunjung ‘gagal fokus’, pasalnya ketika pengunjung mau memasuki Kantor tersebut, jalan masuk pintu gerbangnya selalu becek dan tergenang air.

Menurut salah seorang pengunjung yang bernama Ibu Yuni (38), kepada Panturapos mengatakan, ia merasa aneh saja karena akses masuk menuju Kantor milik BUMN tersebut selalu becek dan tergenang ketika musim hujan, sehingga hal tersebut sangat menyulitkan bagi para pengunjung karena kondisi jalan masuknya licin.


Ketika Panturapos meninjau lokasi tersebut memang akses jalan pintu masuknya cukup memprihatinkan, karena jalanya selalu digenangi oleh air. Dan nampaknya hal tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa perhatian dari pihak pengelola Kantor milik BUMN tersebut. Sebagai tempat publik dan milik Pemerintah, sudah seharusnya pihak pengelola Kantor Telkom Haurgeulis memperhatikan kenyamanan dan keselamatan para pengunjungnya. (SDI)

Alamak...!! Musimnya Hujan, Pantai Plentong Ujunggebang Sepi Wisatawan

Wisatawan dari Indramayu di Pantai Plentong
PANTURAPOS.COM - Pantai plentong Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu biasanya ramai pengujung apalagi hari libur seperti hari minggu dan hari hari lainnya, pengunjung yang datang bukan saja dari Indramayu tetapi dari Kabupaten lain juga banyak yang datang, demi melihat keindahan pantai tersebut, seperti Kabupaten Subang maupun Sumedang.
     
Destinasi wisata alam pantai plentong sendiri merupakan kebanggan warga pantura khususnya wilayah Kecamatan Sukra, keindahan pantai terlihat jelas apabila pengujung pagi pagi datang kepantai plentong, disamping suasana yang sejuk matahari diufuk timur akan keluar seakan akan dari dasar lautan dan kemungkinan nama plentong sendiri dalam bahasa Jawa, plentong artinya keluarnya matahari atau cahaya sinar dari matahari tersebut.
     

Menurut pengujung pantai plentong Marlinah ( 42 Th ) saat bicang bincang sama Awak media " panturapos online " minggu ( 12/11 ) dirinya sering rekreasi kelaut Ujunggebang disamping biayanya terjangkau jarak tempu perjalananpun dekat hanya satu jam dari Kampung saya kesini, tapi sekarang musim penghujan para pengujungpun sepi buktinya sekarang, cuman beberapa orang saja yang datang, biasanya kalau hari minggu banyak sekali pengunjungnya baik dari Indramayu maupun dari Kabupaten lain, katanya.(SUWARTO)

Parah...!!! Infrastrukur Jalan Di Desa Bugel, Masyarakat Pada Ngeluh Tuh...

PANTURAPOS.COM - Kondisi infrastruktur jalan di Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, sungguh sangat memprihatinkan, pasalnya, sebagian besar sudah banyak terjadi kerusakan, dari mulai infrastruktur jalan milik Kabupaten hingga jalan milik desa (Gang desa).

Salah satu kerusakan yang masif terjadi di Jalan desa (Gang) Blok tengah. Kondisi jalan atau gang desa itu sudah banyak terjadi kerusakan, lapisan aspal sisa perbaikan dulu sudah banyak yang terkelupas dan hilang, hingga membuat beberapa warga setempat merasa kurang nyaman ketika berlalu lalang.

" Ini jalan desa apa kubangan kerbau, dari dulu sampe sekarang belum ada perbaikan - perbaikannya. " ucap salah seorang warga yang enggan ditulis jati dirinya, kepada PANTURA POS,  belum lama ini.

Dikatakan dia, kondisi infrastruktur yang rusak itu, imbasnya akan menghambat aktifitas warga, serta menghambat roda perekonomian desa.

Ditambahkan dia, dirinya sebagai warga Desa Bugel berharap, pihak Pemdes segera pro aktif untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Desa Bugel secara keseluruhan, sehingga aktifitas warga bisa berjalan lancar.


" Tolong kepada Bapak Kuwu Desa Bugel. Segera benahi dan perbaiki infrastruktur jalan ini. Jangan sampai terjadi kerusakan yang cukup parah, ujung - ujungnya masyarakatlah yang jadi korban. Pemerintah pusat sudah menggelontorkan bantuan dana ADD dan DD, kenapa tidak secepatnya direalisasikan " tegas dia. (Mansur Kurdi)

Alhamdulillah...Bupati Anna Sophana Berikan Bantuan Untuk Korban Angin Puting Beliung

PANTURAPOS.COM - Kejadian bencana alam angin puting beliung yang terjadi senin ( 13/11 ) diwilayah Indramayu Barat langsung direspon Bupati Indramayu Hj. Anna. Sophanah, kedatangan Bupati selasa ( 14/11 ) tersebut disambut antusias warga korban angin puting beliung, dalam kunjungannya Bupati yang didampingi jajaran Muspida Kabupaten Indramayu juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( PBPD ) dan  PMI Kabupaten, Bupati Indramayu Hj. Anna.S, memberikan bantuan kepada korban anging puting beliung.
       
Bantuan tersebut berupa sembako dan uang tunai dan diterima langsung oleh keluarga korban,dari hasil penelusuran " panturapos.com online "  kejadian angin puting beliung diwilayah Indramayu Barat mengakibatkan kerusakan kurang lebih 249 rumah yang tersebar di 5 Desa diantaranya Desa Mekarjati Kecamatan Hargeulis kurang lebih 127 rumah, sedangkan 122 rumah tercatat dibeberapa Desa seperti Desa Lempuyang, Salamdarma, Kedungwungu dan Bugis Tua Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu.
       
Menurut beberapa warga Mekarjati juga beberapa warga Bugis Tua, kami sangat berterimakasih kepada Ibu Bupati atas segala bantuan yang diberikan kepada kami, kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Desa, pihak Muspika beserta jajarannya dan warga masyarakat yang sama sama membantu kami.
       

Lebih dalam dikatakan Kuwu Bugis Tua Kecamatan Anjatan Moh. Asep " kami atas nama masyarakat Desa Bugis Tua mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Indramayu Hj. Anna. Sophanah dan juga jajaran terkait yang telah membantu masyarakat kami yang  tertimpah musibah angin puting beliung mudah mudah atas bantuan semua pihak amal ibadahnya diterima disisimu, ya Robb dan kami semua yang mendapat musibah diberi ketabahan dan kesabaran, katanya. (SUWARTO)

Ternyata Juru Kunci Gunung Tumpeng dan Jambe Pitu Pernah Tinggal Di Indramayu Loh...

PANTURAPOS.COM - Gunung tumpeng dan petilasan Jambe pitu yang terletak diwilayah Kabupaten Cilacap, Kecamatan Adipala Desa Karangbenda diera masa keemasan Presiden RI ke 2 Soeharto sering mengunjungi petilasan Jambe pitu apalagi saat malam satu Syura, dipetilasan tersebut terdapat  sang hyang wisnu murti dan dua pusaka kembang wijaya kesuma yang disebut sang hyang lengkung kesuma dan cakra baskara.
     
Sedangkan digunung tumpeng terdapat petilasan eyang Noto jiwo, juru kunci digunung tumpeng Kiat Gunawan yang pernah mengeyam pendidikan di UDIP Semarang, dirinya mengaku masih ada darah Indramayu bahkan lama menetap diindramayu tepatnya didesa Sukahaji Kecamatan Patrol.
       
Dikatakan beberapa peziara yang sering soan kepetilasan tersebut menuturkan kepada Awak media " panturapos online " kalau juru kunci dijambe pitu itu adik sepupuhnya mas Kiat namanya mas Toto waktu jamannya Pa Harto ( Presiden RI 2 ) juru kuncinya Eyang Tomo, setelah Eyang Tomo sumeren dan Pa Harto juga sumeren ( Wafat ), juru kunci digantikan cucu cucu beliau yakni mas Kiat Gunawan dan mas Toto,sedangkan diwilayah tersebut banyak petilasan seperti Gua Nagaraja, Gua Ratu, Gua Rahayu dan banyak lagi petilasan petilasan yang lain, ungkapnya.(SUWARTO)

Ngeri...!!! Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Indramayu Barat, Pertanda Apa Ini...??

PANTURAPOS.COM - Angin puting beliung menerjang beberapa Desa diwilayah Indramayu Barat seperti Desa cipedang, Kedungwungu, Salamdarma, Bugis Tua dan dibeberapa Desa lainnya di Inbar kejadian tersebut sekitar pukul 16.30 Wib, angin puting beliung yang disertai hujan lebat tersebut merusak beberapa rumah penduduk dan juga pepohonan banyak yang tumbang diterjang angin puting beliung, bukan itu saja aliran listrikpun padam karena keganasan angin puting beliung.
     
Menurut beberapa warga saat dimintai keterangan tentang kejadian anging puting beliung minggu ( 12/11 ), kejadian tersebut sangat mengagetkan warga karena hujan lebat disertai angin puting beliung secara tiba tiba merusak genteng atap rumah dan pohonpun banyak yang tumbang, ungkap beberapa warga.
     
Hal yang sama juga dikatakan Calim warga Desa Salamdarma kepada wartawan " panturapos online " kami sekeluarga kaget kerena angin puting beliung merusak atap rumah kami tapi alkhamdulilah tidak ada korban, katanya.
     
Sementara pantauan dilapangan yang berhasil dihimpun Awak media dibeberapa Desa ada beberapa rumah yang roboh seperti didesa Kedungwungu Kecamatan Anjatan tetapi rumah  yang roboh sudah ditinggal pemiliknya sampai berita ini diturunkan belum ada kabar tentang korban angin puting beliung.(SUWARTO)

Setelah Hotel Alexis Ditutup, Eks Pekerja Asal Indramayu Pada Pindah Kemana Ya...???

PANTURAPOS.COM - Hotel Alexis yang beralamat dijalan RE Martadinata No: 1 Pademangan Ancol Jakarta Utara, akhir akhir ini ramai diperbincangkan, setelah resmi Hotel Alexsi ditutup oleh gubernur DKI Jakarta yang baru Anies Baswedan ini menjadi langkah awal yang mengejutkan bagi warga Jakarta.
     
Hotel Alexis yang merupakan surga dunia kini sudah tamat riwayatnya, bahkan sekarang ramai diperbicangkan bukan saja warga Jakarta tapi hampir diseluruh Nusantara, hotel tersebut merupakan hotel bagi kelas menengah keatas dan terdapat pula tempat esek esek bagi pria hidung belang, sedangkan jasa pelayanan birahi ada yang lokal maupun impor, taripnya pun dari satu juta lebih untuk lokal dan dua juta lebih untuk impor.
    
Menurut Mr X yang namanya minta dirahasiakan saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online " beberapa hari yang lalu, memang pengalaman kami waktu beberapa tahun lalu saat kami masih bekerja sebagai kaki tangan mucikari dijakarta, ada beberapa anak buahnya terutama anak Indramayu yang bekerja sebagai PSK dihotel Alexis itupun harus melalui seleksi jadi untuk kerja dihotel Alexis tidak mudah karena harus benar benar ceweknya yang wow pokoknya mirip artis. katanya. (SUWARTO)

Ladalah...!!! Tempat Mesum Pantura Ditutup, Warung Remang – remang Tumbuh Subur Di Tanah Perhutani Gantar

PANTURAPOS.COM - Penggusuran warung remang remang ( Warem ) disepanjang jalur pantura tepatnya dikecamatan Kandanghaur dan Kecamatan Patrol sudah rata dengan tanah begitu juga dengan penutupan warem diwilayah Desa Cilandak dan Desa Sukra Wetan hal tersebut demi mewujudkan Indramayu  Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtera. ( Remaja ).

Disepanjang jalur pantura tepatnya didua Kecamatan antara Patrol dan Kandanghaur tersebut sudah tidak nampak lagi termasuk wilayah lainnya, tetapi ada yang beda diwilayah kecamatan Gantar tepatnya Desa Baleraja telah menjamur tempat tempat maksiat, warung remang remang disepanjang jalur Hargeulis menujuh arah Bantarwaru tersebut disamping menjual miras terdapat juga pekerja sek komersial ( PSK ), apalagi  lahan yang digunakan untuk membangun warung remang remang ternyata milik Perhutani.
     

Menurut beberapa warga Desa Baleraja saat bincang bincang dengan Awak Media " panturapos online " beberapa hari yang lalu, seharusnya dari dini pihak Muspika memberikat peringatan dan kalau masih membandel harus segera ditutup jangan sampai menjalar dan akhirnya bertambah banyak, yang kami kawatirkan ada eksodus dari Wilayah Pantura kewilayah Baleraja, kami mohon kepada pihak terkait agar menutup warung remang remang ( Warem ) tersebut, ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

Ngeri...!!! Jutaan Lembing Batu, Serang Warga Indramayu Barat

PANTURAPOS.COM - Hama lembing yang mirip walang sangit menyerang warga Indramayu Barat ( Inbar ), hama lembing tersebut disamping mengeluarkan bau tak sedap juga membuat badan gatal gatal dan merasakan rasa pedih dimata, hal tersebut mengganggu pengguna jalan terutama kendaraan roda dua.
      
Dibeberapa wilayah Indramayu Barat terpantau ditiga Kecamatan seperti Kecamatan Patro, Sukra, Anjatan dan dibeberapa kecamatan lainnya, hama lembing tersebut jumblahnya ribuaan bahkan bisa mencapai jutaan, hama lembing biasanya menyerang penduduk saat malam hari dan disaat musim panen  tiba.
    

Menurut pengguna jalan Marlina, dirinya saat mengendara motor dari Patrol menuju Anjatan badan terasa gatal gatal dan mata merasakan pedih padahal waktu masih sore sehabis magrib, hasil pantauaan wartawan " panturapos online" sepekan ini hama lembing sangat meresahkan warga bukan saja pengguna jalan tempat hiburan pasar malam juga seperti didesa Bugel Kecamatan Patrol dan dianjatan kurang pengunjung karena serangan hama lembing tersebut. (SUWARTO)

Warga Pantura Antusias Sambut Pasangan Ridwan Kamil Dan Daniel Mutaqien


PANTURAPOS.COM - Setelah Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ), Partai Golkar menyatakan dukungannya kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat, kini masyarakat pantai utara ( Pantura ) menyambut baik pasangan tersebut termasuk beberapa element masyarakat diwilayah Kabupaten Indramayu.

Hal ini disampaikan beberapa tokoh masyarakat Pantura baik tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan beberapa organisasi juga lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) maupun element lainnya, saat bincang bincang dengan  wartawan '' panturapos online " beberapa hari yang lalu dengan element masyarakat pantura, kami atas nama warga Indramayu sangat bersyukur dengan diusungnya H. Daniel muttaqien untuk berpasangan dengan Ridwan Kamil maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat, ini merupakan suatu kehormatan bagi warga Pantura khususnya masyarakat Indramayu.
     

Dikatakan lebih lanjut, kami yakin masyarakat Pantura khususnya Ciayumajakuning dipastikan untuk suara beliau cukup signifikan karena bagaimanapun juga pastinya "milih sing ana wong deweke" dan semoga saja beliau ( H. Daniel Muttaqien Syaffiudin, ST ) terpilih menjadi wakil gubernur Jawa Barat, ini merupakan penghargaan bagi masyarakat Pantura , ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

Wow...!!! Calon Kuwu Dari Indramayu Berbondong – bondong Ke Maqom Mbah Kuwu Sangkan

PANTURAPOS.COM - Makam Mbah Kuwu Sangkan yang terletak didaerah Cirebon Girang Kecamatan Talun akhir akhir ini ramai dikunjungi calon kuwu, kebanyakan yang datang dari Wilayah Kabupaten Indramayu, karena diindramayu sendiri akan digelar Pilwu serentak dari 30 Kecamatan 138 Desa yang akan menyelenggarakan pesta Demokrasi.
      
Persaingan dalam memperebutkan kursi orang nomor satu didesanya tidak terlepas dari hal hal yang berbau mistik maupun klenik kebanyakan calon calon kuwu mendatangi beberapa orang pintar maupun paranormal bahkan ada yang kepantai selatan untuk mendapatkan wangsit dan juga kemakam makam keramat.
      

Menurut penuturan calon kuwu yang namanya minta dirahasiakan kepada wartawan " panturapos online " beberapa hari yang lalu, memang kami tak dipungkiri kami pernah ziarah kepetilasan makam Mbah Kuwu Sangkan, tetapi kami tetap meminta kepada Allah yang maha Agung kalau kemakam Mbah Kuwu itu hanya sare'at saja hakekatnya tatap saja Allah yang maha memiliki, dan kami juga bertemu sama calon calon Kuwu dari wilayah yang sama yakni wong dermayu karena tujuaan kita juga sama, jadi hal tersebut semuanya kita kembalikan kepada yang maha memiliki ( Allah SWT ), katanya.( SUWARTO)

Tokoh Agama Harapkan, Gubernur Jawa Barat Yang Akan Datang, Konsen Membangun Pendidikan Berbasis Pesantren

PANTURAPOS.COM - Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat  akan diselenggarakan beberapa bulan lagi, tentunya semua kandidat yang akan maju dalam pemilihan tersebut sudah ancang ancang siapa yang akan mendampingi sebagai wakilnya dalam pemilihan gubernur nanti, salah satunya adalah putra terbaik pasundan yakni Ridwan Kamil yang akan berpasangan dengan putra terbaik pantai utara ( Pantura ), H. Daniel Mutaqien Syafiuddin ST, hal tersebut sudah mendapat lampu hijau dari Setya Novanto yang merupakan Ketau DPP Partai Golkar, sehingga kami yakin kedua pasangan tersebut akan mendongkrak pemilih dikedua wilayah baik pasundan maupun pantura.
       
Lebih dalam dikatakan Moh. Kosim Pasya SAg senin ( 30/10 ) kepada wartawan " Panturapos online " yang dikenal sebagai tokoh Agama diwilayah B2MS ( Bugis Raya, Bugis Tua, Mangunjaya dan Salamdarma ) Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, kami yakin RK jadi berpasangan dengan DMS Insya Allah apa yang diinginkan pasti dapat terwujud tinggal kita sebagai masyarakat pantura banyak banyak berdoa agar apa yang dicita citakan dapat terlaksana, adapun untuk suara beliau kami belum bisa memastikan berapa persennya tetapi kami yakin mereka berdua merupakan kader kader terbaik diwilayah Jabar ini dan keduanya merupakan berpaduaan dua sejoli yang akan bisa merubah Jawa Barat kearah yang lebih baik lagi.
      

Harapan kami apabila RK-DMS terpilih lebih tingkatkan lagi bidang sektor pendidikan Agama sehingga bidang keagamaan diwilayah khusus pantura dapat ditingkatkan, dengan memperbanyak pondok pondok pesantren sehingga pendidikan formal dan pendidikan Agama dapat bersinergi dengan demikian akan terjalin rasa persaudaraan diantara sesama umat muslim dan mempererat tali silahturohmi sesama umat Mukhamad hal ini akan menciptakan rasa kedamaiaan diantara sesama, katanya.(SUWARTO)

Busyet...!!! Ada Calon Kuwu Yang Rekrut Preman Jadi Kadernya

PANTURAPOS.COM - Pemilihan Kepala Desa ( Kuwu ) yang sebentar lagi akan dilaksanakan secara serentak diwilayah Kabupaten Indramayu tepatnya pada tanggal 13 Desember 2017 tentunya sangat dinanti nantikan masyarakat Indramayu karena pesta Demokrasi ini akan meriah dan kita semua sebagai warga Indramayu sangat mengharapkan jalannya Pilwu tersebut berjalan dengan sukses dan tampa ekses.
      
Menurut pemerhati Pilwu Yanto Suwarto saat bincang bincang dengan wartawan " panturapos online " Minggu ( 29/10 ), sekarang ini pemilihan kuwu kususnya diwilayah Dapil VI ada calon Kuwu yang merekrut para kadernya yang sok jagoan alias preman kampung apalagi calon kuwunya mendukung untuk membikin kegaduhan, sehingga masyarakat merasa tertekan dengan gaya preman kampung tersebut ditambah dengan minuman minuman yang berbau alkohol.
    

Dikatakan juga beberapa warga" kami mohon kepada pihak penegak hukum menjelang pemilihan kuwu diwilayah hukum Polres Indramayu agar Knalpot Ressing dan juga minuman yang mengadung Alkohol  agar secepatnya dirazia sehingga tidak mengganggu jalannya pesta Demokrasi dan kami menginginkan pilwu ini berjalan dengan aman dan nyaman, dan juga aturan tentang Perda minuman keras ( miras ) 15/2006 dapat ditegakkan apalagi dengan Visi Indramayu Remaja ( Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtra ), ungkap beberapa warga. (SUWARTO)

Inilah 4 Dasar Warga NU Laporkan Bupati Lampung Selatan ke Polda Lampung

PANTURAPOS.COM  – Forum Penegak Kehormatan Nahdatul Ulama (NU), membubarkan diri secara tertib seusai melaporkan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan ke Polda Lampung, Selasa, 24 Oktober 2017.

Laporan warga Nahdliyin itu diwakili oleh Ketua Forum Penegak Hukum Kehormatan NU  M Irpandi. Bupati Zainudin Hasan dilaporkan terkait penghasutan, perbuatan yang bersifat permusuhan, penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis.

Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/B-1208/X/2017/LPG,SPKT, Polda Lampung, tertanggal 24 Oktober 2017.

M Irpandi mengatakan, ada empat poin tuntutan.

Pertama, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menghina para pendiri ulama, kedua melakukan peghasutan, ketiga menyebar ujaran kebencian dan terakhir adalah nama baik PB NU dilecehkan dan dituduh sudah memecah umatnya.

“Ketua PB NU adalah simbolnya ulama. Jika ulama sudah dilecehkan maka kami laporkan ke pihak berwajib agar diselesaikan secara hukum,” katanya.

Irpandi berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus dan mengadili  Bupati Lampung Selatan, yang dinilai telah mencoreng nama baik NU.

Pidato Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan saat peringatan Hari Santri Nasional, Minggu, 22 Oktober 2017, menuai polemik.

Warga NU menilai pidato Zainudin telah menghina Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj.

Mereka menuntut Zainudin meminta maaf secara terbuka.

Di dalam pidatonya, Zainudin menyebutkan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mencacimaki pendiri NU karena memakai sorban dan jenggot.

Bahkan Zainudin memprovokasi massa untuk mengganti Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum PBNU.

Video pidato Zainudin ini beredar luas di Youtube. (TL)

Modar...!!! Ini Alasan Ketua FPK PWNU Lampung Minta Polisi Menangkap Bupati Lampung Selatan

PANTURAPOS.COM -  Ketua Forum Penegak Kehormatan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (FPK PW NU) Lampung Muhamad Irpandi meminta agar Polda Lampung menangkap Bupati Lampug Selatan Zainuddin Hasan karena melecehkan kyai NU dan  memprovokasi NU.

“Tuntutan kami sangat serius:  tangkap Bupati Lampung Selatan. Besok kami akan melaporkan dia ke Polda Lampung atas kaus tersebut,” kata Muhamad Irpandi, usai menhikuti rapat di Kantor PW NU Lampung, Senin (23/10/2017).

Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris PWNU Lampung H. Aryanto Munawar, Wakil Sekretaris I H. Khaidir Bujung, Ketua Forum Penegak Kehormatan PWNU Lampung Muhamad Irpandi, Wakil Ketua PW NU Juwendra Asdiansyah, Kerua PC NU Kota Bandarlampung Ichwan Aji Wibowo, LBH NU Arifin, Banser Lampung Barat Radityo.

Menurut Muhamad Irpandi, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan bukanlah bagian dari PWNU Lampung dan bukan jemaah NU, pada prinsipnya ketika mendengarkan orasi bupati Lamsel tersebut timbullah kemarahan warga NU.

Selain itu sepertinya orasi yang beredar didunia maya dalam bentuk video berdurasi delapan menit itu disengaja dari pembicaraan itu penuh provikasi.

“Bukan cuma kami yang NU yang dilecehkan, tetapi dia juga memprovokasi NU. Dia itu cari pangung saja untuk menistakan NU dan K.H.  Said Agil Siradj, “ ujarnya.

Besok, lanjut Irpandi, Forum Penegak Kehormatan PWNU, akan melaporkan kasus itu ke Polda dengan pasal pasal pidana. Diantaranya Pasal 156 KUHP, PasL 160 KUHP, PasL 310 KUHP, Pasal 335 KUHP.


Selain itu juga UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik. UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi, ras dan etnis. (teras lampung)

NU “Kutuk” Bupati Lamsel

PANTURAPOS.COM - Peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2017 di Lampung Selatan tercederai. Bupati Lamsel Zainuddin Hasan dalam memberikan sambutan didepan ulama dan santri, diduga telah memberikan pernyataannya yang mengandung unsur provokatif, memecah belah, dan melecehkan Ketua PBNU KH.Prof.Dr. Said Aqil Siradj sehingga mendapat “kutukan” dari warga NU.

Ketua NU Lampung KH Soleh Bajuri menyayangkan sambutan Zainuddin Hasan. Menurut dia, KH.Prof.Dr. Said Aqil Siradj merupakan simbol jutaan warga NU se Indonesia yang harus diapresiasi.

“Kalau yang terjadi di Lamsel tidak bisa seperti itu, bupati sebagai pemangku kebijakan seharusnya tidak bicara seperti itu.Itu namanya sudah melecehkan apalagi yang disebut adalah ada ketum (ketua umum). Ketum adalah simbolnya warga NU yang berjumlah 92 juta ini yang harus diapresiasi,” ujar dia saat ditemui di Kantor PWNU Lampung, Senin (23/10) siang.

Menurut dia, konten pidato adik kandung Zulkifli Hasan sudah dibahas di kalangan internal pimpinan NU se-Indonesia terutama di kalanganpengurus  pusat.

“Kami akan lakukan tabayun terlebih dahulu di ortonom NU, nanti akan kami bahas langkah apa yang akan kami ambil. Karena soal ini sudah samai isu nasional,” ungkapnya.

Sementara, sekretaris NU Lampung Aryanto Munawar menjelaskan ditetapkannya Hari Santri Nasional berkat partisipasi santri dalam perjuangan kemerdekaan, dan penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional berkat perjuangan KH.Prof.Dr. Said Aqil Siradj.

“Kalau video itu benar, berarti dia bupati bodoh, ahistoris, dan sangat naïf,” ucap dia.

Aryanto memastikan jika pimpinan NU yang terdiri dari ulama dan kiyai tidak akan melakukan tindakan yang destruktif, tapi NU bukan sekedar pengurus : ada badan otonom, ada lembaga, dan banyak warga NU.


“Yang saya khawatirkan adalah anak muda NU, makanya kalau toh NU kemudian harus rapat dan kumpul bukan persoalan dengan bupatinya. Kami harus bekerjakeras mendinginkan ana-anak kami, ini yang lebih bahaya, apalagi di Lampung. Itu yang saya khawatirkan adalah kemarahan warga NU, khususnya anak-anak muda,” tandasnya. (hf)

AMPG Kecamatan Kandanghaur Siap Digarda Terdepan Dukung Daniel

PANTURAPOS.COM - Mukhamad Jeni Reza adalah Ketua Angkatan Muda Partai Golkar ( AMPG ) wilayah Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, kami sebagai sayap partai golkar kami siap sebagai garda terdepan untuk mendukung H. Daniel Mutaqien Syafiuddin ST, seandainya beliau jadi berpasangan dengan Ridwan Kamil ini merupakan dua kekuatan yang sangat dasyat karena putra terbaik pantura akan berduet dengan putra terbaik wilayah pasundan ini merupakan kekuatan besar untuk Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat ini.
     
Saat dijumpai wartawan " panturapos online " kamis ( 19/10 ) dirinya mengatakan, untuk suara di Jawa Barat prediksi kami kurang lebih diatas eman puluh persen, dengan perolehan eman puluh saja sudah pasti beliau ini sudah bisa memimpin Jabar, apalagi masyarakat Pantura maupun Pasundan keduanya sudah sangat dikenal diwilayahnya masing masing ini merupakan kolaborasi yang sangat apik dalam tatanan perpolitikan di Jawa Barat ini.
     

Harapan kami seandainya beliau terpilih wujudkan Jabar yang lebih maju lagi dari semua sektor pembangunan baik pembangunan fisik maupun non fisik, ciptakan silih asah, silih asih sehingga terciptalah kedamaiaan dan kerukunan di Provinsi Jawa Barat ini dan Jabar menjadikan contoh Provinsi Provinsi lain dinusantara, katanya. (SUWARTO)

Parah...!!! Asap Pembakaran Pabrik Timah Di Desa Sukahaji Resahkan Warga

PANTURAPOS.COM - Warga Legok, Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, beserta puluhan karyawan Terminal LPG PT. BMU, dibuat kesal, pasalnya, selama bertahun-tahun keberadaan pabrik pengolahan timah dilokasi tersebut, kerap menimbulkan polusi pencemaran udara, berupa asap yang berasal dari pembakaran timah.

Menurut Nano S, warga Dusun Legok, kepada Pantura pos menuturkan. Polusi yang ditimbulkan dari keberadaan pabrik pembakaran timah tersebut, imbasnya dikhawatirkan akan berdampak terjangkitnya penyakit saluran pernapasan akut (ISPA, red). Untuk itu dirinya meminta ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda), beserta dinas terkait lainnya, agar bahaya yang ditimbulkan dari polusi pembakaran timah tersebut segera ditanggulangi.

" Kami warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan pabrik pengolahan timah tersebut, selama bertahun - tahun dibuat resah, setiap hari kalau ada aktifitas pembakaran timah, asapnya yang kotor kerap sampai dipemukiman warga, apa lagi kalau arah angin dari utara mengarah kearah selatan " jelas dia.

Dikatakan Nano, warga yang bermukim di Dusun Legok merasa cemas, sebab, polusi udara berupa asap hitam berbau menyengat, dampaknya dikhawatirkan akan membawa penyakit saluran pernafasan.

" Kami warga merasa tidak nyaman dengan keberadaan pabrik timah itu. Polusi asap yang berasal dari hasil pembakaran timah, dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit dalam, kepada pihak berwenang tolong segera respon keluhan warga ini " pinta Nano.

Senada, Fuadjudin, karyawan PT. BMU, kepada Pantura pos mengatakan. Keberadaan pabrik timah tersebut membuat kesal dirinya, bila setiap dia masuk kerja pasti ada saja aktifitas pembakaran.


" Bau asap dari pembakaran timah itu sungguh sangat menyesakan dada. Setiap ada aktifitas pembakaran membuat kami seluruh karyawan PT. BMU merasa tidak nyaman,  sudah bertahun - tahun aktifitas pembakaran timah itu banyak dikeluhkan warga dan karyawan, namun tetap saja berlanjut.  Tolong kepada Pemda beserta pihak terkait agar segera menertibkannya " pinta Fuad, diamini Suwardi dan Nurjaya, karyawan lainnya. (Mansur Kurdi)

Hore...!!! Desa Bugis Terima Bantuan Mobil Siaga Dari Pemkab Indramayu

PANTURAPOS.COM - Pemeritah Desa Bugis Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, telah menerima bantuaan dari Pemerintah Kabupaten berupa satu unit jenis minibus merk suzuki APV warna hitam, mobil siaga desa ( MSD ), tersebut diterima beberapa hari yang lalu.
     
Kuwu Bugis H. Ato Sunarto saat ditemui wartawan " panturapos online" dikantor Desanya ( 16/10 ) mengatakan, kami atas nama pemerintah Desa mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu khususnya kepada bupati Hj. Anna sophanah yang telah memberikan bantuan berupa mobil siaga desa, mobil siaga ini dapat menjadi solusi apabila ada kebutuhan warga yang  mendesak dan kami juga akan merawat mobil siaga ini dengan baik karena bisa jadi mobil siaga tersebut oprasionalnya 24 jam, hal ini demi kepentingan masyarakat, ungkapnya.


Dikatakan beberapa warga, kami masyarakat Desa Bugis sangat senang sekali Desa kami mendapat bantuaan mobil, jadi kalau ada apa apa baik orang sakit, maupun ibu ibu mau melahirkan kami sudah tidak menyewa mobil lagi karena ada mobil siaga inikan demi kepentingan warga,dan mobil siaga tersebut sebagai fasilitas oprasional yang disediakan untuk memberikan pelayanan terhadap warganya, tutur beberapa warga. (SUWARTO)

Weleh...!!! Menjelang PILWU Serantak, Paranormal Banyak Order Dari Para Calwu

PANTURAPOS.COM - Pemilihan kuwu serentak yang akan diselenggarakan diwilayah Kabupaten Indramayu kini sudah memasuki tahapan nomor urut, dan persaingan juga sudah terlihat jelas demi menarik simpati warga dengan berbagai macam cara yang mereka gunakan.

Dalam pelaksanan pemilihan kuwu tersebut calon kuwu ( calwu ) tentunya akan mendatangi orang pintar atau paranormal untuk memenangkan dalam pertarungan demi menduduki orang nomor satu didesanya.
      

Menurut paranormal asal Desa Patrol Kecamatan Patrol yang namanya minta dirahasiakan beberapa hari yang lalu menuturkan kepada wartawan " panturapos online " dirinya sering didatangi sama calon calon kuwu untuk diminta bantuaanya agar dalam pemilihan nanti mereka dapat memenangkan pemilihan tersebut, adapun biaya tarif kami tidak menargetnya yang penting sukses dulu nanti juga ada imbal baliknya, katanya. (SUWARTO)

Ladalah...!!! Gara – gara Uang Seratus Ribu, Pendukung Calon Kuwu Tampar Dan Cekik Warga

PANTURAPOS.COM - Situasi menjelang pemilihan Kepala Desa ( kuwu ) yang akan dilaksanakan secara serempak pada hari rabu tanggal 13 Desember 2017 diwilayah Kabupaten Indramayu rupanya situasi sudah memanas, hal tersebut sudah terbukti terjadi diwilayah Kecamatan Anjatan tepatnya didesa Salamdarma.

Berdasarkan pengakuan dari korban berinisial TL saat memberikan keterangan kepada wartawan  " panturapos online  " rabu ( 11/10 ) dirinya diberi uang dari calon kuwu ( calwu ) Rp. 100.000 ( seratus ribu rupiah ), korban yang sehari hari sebagai kuli serabutan tersebut, diduga memihak kepada calon kuwu yang lain, sehingga pendukungnya yang berinisial KS ( pelaku ) warga Dusun Kandangsapi 2 Desa Salamdarma menampar dan memukul wajah sikorban bukan itu saja merasa kurang puas pelakupun mencekik leher korban, tuturnya.

Dalam perkara kasus tersebut kini sudah dilaporkan kepihak penegak hukum yakni Polsek Anjatan dan tersangka bisa dikenakan pasal 352 ( penganiyaan ringan ) KUHP, dengan acaman pidana penjara paling lama tiga bulan.


Menurut beberapa warga Salamdarma dirinya berharap agar pihak kepolisiaan  bertindak cepat dan tegas karena bagimanapun juga dikawatirkan akan menjadi komplik horisontal antara sesama para pendukung sehingga akan mengganggu dan membikin ricuh jalannya pemilihan Kepala Desa, kami semua warga mengharapkan pilwu ini berjalan aman dan damai dan tidak ada gejolak dimasyarakat,ungkap beberapa warga. (tim)

Menjelang Pilwu Serentak, Pemkab Indramayu Harus Berani Berantas Miras

PANTURAPOS.COM - Perda minuman keras ( miras )  No 15/2006 harus benar benar ditegakan, karena ini sumber masalah sosial dimasyarakat apalagi menjelang pemilihan kuwu serentak, dengan ditegakannya Perda miras tersebut diwilayah hukum Polres Indramayu akan berdampak positif terhadap pelaksanaan pemilihan kuwu yang akan digelar serentak pada tanggal 13 Desember 2017 mendatang.

Menurut beberapa warga Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan saat dijumpai wartawan " Panturapos online " beberapa waktu yang lalu, kami sangat resah karena ada saja baik anak muda maupun pendukung calon kuwu tertentu yang mabuk minuman keras, kami mohon kepada pihak penegak hukum agar minuman keras segera diberantas, apalagi sekarang ini menjelang pemilihan kuwu, yang kami khawatirkan akan menimbulkan komplik sesama pendukung dengan didorong miras tadi, sekarang saja sudah banyak yang mabuk mabukan sehingga membikin gaduh dan resah warga sekitar.

Dikatakan lebih lanjut kami mohon kepada Kapolsek Anjatan sudi kiranya memberantas minuman keras baik ditoko toko maupun diwarung warung, jangan sampai pemilihan kuwu ini tercoreng dengan adanya konflik dimasyarakat sehingga mengganggu jalannya pelaksanaan pilwu, apalagi sekarang ini situasi sudah memanas kami atas nama masyarakat Desa Salamdarma Kecamatan Anjatan menginginkan pemilihan kuwu ini yang aman dan damai demi kepentingan bersama sehingga Demokrasi berjalan lancar dengan rasa persaudaraan dan kebersamaan, ungkap beberapa warga. ( Tim )



Pihak RSUD Indramayu Ajukan Permohonan Maaf, Semoga Pelayanan Kepada Rakyat Miskin Makin Baik

PANTURAPOS.COM - Pihak RSUD Indramayu akhirnya memberikan permohonan ma’af kepada Media Massa atau Pers terkait permasalahan yang sempat mencuat dan menghebokan di bumi wiralodra, yaitu tentang permasalahan perselisihan antara awak kuli tinta dengan pihak RSUD Indramayu, berikut permintaan permohonan maaf dari pihak RSUD

Kami Segenap Pimpinan Dan Karyawan RSUD Indramayu
Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Media Massa/Pers Apabila :

1. Peristiwa perampasan handphone milik anggota Pers/Journalis Harian Umum Suara Cirebon yang dilakukan oleh staf RSUD Indramayu dianggap kurang berkenan
2. Pelayanan publik yang diselenggarakan di RSUD Indramayu kurang maksimal
3. Keterbukaan Informasi Publik sesuai Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 yang disediakan oleh pihak RSUD Indramayu

TTD.
dr. LISFAYENI

PLT. DIRUT RSUD INDRAMAYU

Walah...!!! PILWU di Kecamatan Anjatan Sepi Peminat, Ada Apa Ya...

PANTURAPOS.COM - Pemilihan Kepala Desa yang akan diselenggarakan pada hari rabu tanggal 13 Desember 2017 mendatang tentunya akan meria, karena pemilihan Kuwu tersebut secara serentak dikabupaten Indramayu, diikuti 138 Desa dari 30 kecamatan.
       
Dari sekian Desa tentunya calon kandidat setiap Desanya ada yang melebihi batas dan harus ada seleksi maksimal lima orang calon untuk maju dalam pemilihan kepala Desa ( Kuwu ), dari beberapa Kecamatan dikabupaten Indramayu menurut pantauan wartawan " panturapos online " peminat yang kurang dalam mendaftarkan diri untuk bersaing dipilwu tersebut terutama diwilayah dapil enam yaitu diwilayah Kecamatan Anjatan yakni Desa Cilandak Kidul, calonnya ada tiga, Desa Kedungwungu calonnya ada tiga, Desa Wanguk calonnya ada dua dan Desa Salamdarma calonnya ada dua, hal ini beda dengan wilayah wilayah Kecamatan lain dikabupaten Indramayu.
        

Menurut beberapa keterangan warga yang berhasil dihimpun " wartawan panturapos " beberapa hari yang lalu, memang pendaftaran gratis tetapi biaya untuk menarik simpati para pemilih harus mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah, salah satu contoh didesa Salamdarma Kecamatan Anjatan persaingan sudah ketat, padahal waktu masih lama jadi para peminat untuk mendaftarkan diri pikir pikir dulu kemungkinan dana untuk mengaet masyarakat perlu dana ratusan juta bahkan bisa mencapai milyaran rupiah.Ungkap beberapa warga. (Suwarto)

Supaya Pelaksanaan PILWU Serentak Tidak Ribut, PANPILWU Harus Bersikap NETRAL

Ilustrasi Pilwu Serentak di Indramayu

PANTURAPOS.COM - Implementasi pemilihan kepala Desa yang akan diselenggara serentak di Kabupaten Indramayu sudah memasuki tahapan pendaftaran bakal calon atau balon Kepala Desa, tercatat ada138 Desa dari 30 Kecamatan di Kabupten Indramayu, dalam pelaksanaan pemilihan kuwu tersebut telah diatur dalam Perda no 5 tahun 2017 tentang penyelenggara pemilihan kuwu.

Menurut pemerhati Pilwu Ato Suharto, bagi para panitia pemilihan kuwu ( Panpilwu ) harus bisa mempedomani aturan aturan yang ada, sehingga dalam menjalankan tugasnya panitia pilwu sesuai dengan aturannya dengan demikian penyelenggara pilwu berjalan dengan baik.


Dikatakan lebih lanjut, jangan sampai panitia penyelenggara pilwu ada ketimpangan atau berat sebelah dalam hal ini panitia harus bersikap netral jangan sampai ada keberpihakan salah satu calon, sehingga dapat memperkeruh suasana yang dikawatirkan akan terjadi gesekan gesekan diantara para pendukung, hal tersebut dapat mengganggu jalan Pemilihan Kepala Desa yang nantinya akan merugikan kita semua dalam ajang pesta Demokrasi ini ?. (SUWARTO)

Gara – gara Bidan Judes, Nasib Dirut RSUD Indramayu Tinggal Menunggu Seminggu Lagi

PANTURAPOS.COM - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Bisma Panji Dewantara merespon positif atas polemik yang terjadi antara Wartawan versus RSUD Indramayu. Pihaknya segera melakukan koordinasi dan memanggil Dirut RSUD Indramayu, dr Lisfayeni dalam rapat kerja untuk dikonfirmasi kebenaran masalah yang ada. Menurutnya, buruknya kinerja RSUD Indramayu dan perilaku anak buahnya, bidan Irta yang tidak sopan dan arogan harus dipertanggungjawabkan oleh pimpinannya.

“Semua tuntuan wartawan dan LSM saya akomodir. Kami segera melangkah dan melakukan upaya nyata dan kerja konkrit agar masalah yang ada segera mendapat titik terang dan jawaban. Khusus untuk korban keluarga pasien Supinah, kami akan buat surat resmi hari ini juga ke Direktur RSUD Indramayu agar uang jaminan Rp 2,5 juta segera dikembalikan pihak keluarga korban, Warsito ,”terang Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Bisma Panji Dewantara didampingi anggotanya, Ali Akbar, Selasa (26/9) saat menerima tim negosiasi perwakilan dari wartawan dan aktivis LSM di gedung DPRD Indramayu ruang Muspida.

Ditegaskan Bisma, semua pasien yang datang ke RSUD Indramayu agar diperlakukan sama, tidak boleh ada diskriminasi dan beda pelayanan baik kepada warga miskin maupun yang kaya, baik pasien yang menggunakan BPJS, SKTM maupun dengan pasien umum lainnya. Persamaan dalam pelayanan ini merupakan standar wajib yang dilakukan pihak Rumah Sakit sesuai UU kesehatan 36/2009, pasal 32 ayat 2. Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien atau meminta uang muka.

“Bagi pimpinan fasilitas pelayan kesehatan atau tenaga kesehatan yang melanggar pasal 32 ayat 2 itu bisa dipenjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp 200 juta. Jika menyebabkan kematian karena pelanggaran ditolak, dipenjara maksimal 10 tahun denda paling banyak Rp 1 milyar. Masalah kesehatan untuk masyarakat ini tidak main-main sangat sensitive dan perlu diperhatikan, jangan dianggap sepele” kata Bisma yang juga anggota fraksi PKS.

Terkait tindakan bidan Irta yang dinilai tidak sopan dan arogan, pihaknya segera merekomondasikan agar yang bersangkutan segera dipindah tugas.  “Lewat kekuatan politik, kami bisa rekomkondasikan bidan Irta untuk segera dipindahtugaskan, termasuk jabatan Plt Dirut RSUD Indramayu, dr Lisfayeni. Kami minta waktu satu minggu untuk masalah ini,”tegas Bisma.  

Bisma juga berjanji akan sesering mungkin melakukan sidak turun ke lapangan memonitor pelayanan RSUD Indramayu, untuk melihat langsung kondisi RS, pelayanan terhadap pasien dan kinerja pegawai RS. “Untuk persoalan hukum mas Ade Irawan yang dirampas HP nya, kami serahkan sepenuhnya ke jajaran Polres Indramayu untuk mengusut tuntas tanpa pandang bulu,”tambah Bisma.

Ketua, Aktivitas Jurnalistik Independen Indonesia, (AJII) Kabupaten Indramayu yang juga Kordinator Umum/penanggungjawab orasi, Raskhana S Depari mengaku gembira atas respon positif dari Komisi II DPRD Indramayu. Pihaknya mengacungkan jempol atas keberanian sikap ketua komisi II dalam meyikapi polemik yang sekarang menjadi viral antara wartawan versus RSUD Indramayu.


Pihaknya akan ikut terlibat langsung mengawal perkembangan masalah ini. Janji-janji dan pernyataan ketua komisi II, Bisma akan dipantau terus agar tidak “masuk angin”. “Kami percaya, lembaga legeslatif ini bisa komitmen dan punya kekuatan lewat jalur politiknya, apalagi ini menyangkut hajat orang banyak yakni soal kesehatan warga miskin, pelayanan publik dan keadilan untuk wartawan, ”terang Raskhana. (Realese Kiriman SC)

Wah Parah...!!! Para Camat Indramayu Nggak Pernah Hadiri Acara Yang Digelar GP ANSOR

PANTURAPOS.COM - Event Ansor bershalawat yang di laksanakan oleh GP. Ansor Lohbener pada jum'at (22/9) dan di hadiri ratusan undangan dari berbagai Desa serta Kecamatan di Kabupaten Indramayu berjalan dengan khidmat dan penuh barokah, namun sangat di sayangkan undangan yang di sampaikan oleh GP. Ansor kepada Pimpinan Musyawarah Kecamatan (muspika) hanya di hadiri oleh petugas TNI dan Polri.

Ketua GP. ANSOR Indramayu Miftahul Fatah saat sambutannya dalam acara tersebut mengecam para Camat yang tidak pernah hadir dalam kegiatan-kegiatan yang di prakarsai GP. Ansor Indramayu "Saya mengecam para Camat yang tidak pernah mau hadir pada kegiatan ke- NU-an terutama kegiatan-kegiatan yang di gagas oleh GP. Ansor Indramayu, kita sudah berpuluh kali melayangkan surat undangan kepada para Camat, namun sampai hari ini undangan tersebut tidak kunjung di respon, padahal kegiatan yang di lakukan oleh GP.

Ansor dari zaman Indonesia belum merdeka hingga saat ini tidak pernah bertentangan dengan hukum agama dan dirgama, bahkan GP. Ansor telah jelas mampu membangun sinergi yang sangat baik dalam berbangsa dan bernegara, namun sangat di sayangkan ketika para Camat di undang oleh pihak lain, maka kmungkinan besar para Camat akan datang, apalagi acaranya adalah hiburan" tegasnya


Kecaman yang di tujukan kepada para Camat, juga di lanjutkan oleh para kader Ansor dan Banser yang merasa bahwa para Camat tidak menghargai sama sekali upaya baik yang dilakukan oleh GP. Ansor Indramayu, para kader Ansor dan Banser juga akan membuat catatan bagi para Camat yang tidak mau hadir pada kegiatan ke-NU-an apalagi yang di prakarsai oleh GP. Ansor. (Redaksi)

Nah Loh...!!! Buntut Perampasan HP Milik Wartawan, Organisasi Jurnalis Indramayu Siap Gelar Aksi

PANTURAPOS.COM - Perseteruan antara journalis indramayu versus pihak RSUD Indramayu berbuntut panjang. Ketua Aktivitas Jurnalistik Independen Indonesia (AJII) Kabupaten Indramayu, Raskhana S Depari menegaskan, akan turun ke jalan menyoroti adanya tindakan kekerasan yang menimpa wartawan. Menurutnya, tindakan arogan yang dilakukan oknum bidan RSUD Indramayu, Irta ini dianggap keterlauan dan sudah penghinaan terhadap profesi pers. “Kita pasti demo, kita sudah siapkan semua rencana, alat peraga dan pelengkapan lainnya untuk demo, hari Senin (25/9) nanti. Demo, harga mati,”tegas Raskhana yang juga dipercaya sebagai Koordinator Lapangan, unjukrasa nanti.

Dalam tuntutannya pihaknya tetap bersitegas agar Bupati Indramayu, Hj Anna Sophana segera mencopot Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu Hj. Lisfayeni dari jabatannya. Desakan ini mengingat, dr Lisfayeni dianggap bertanggungjawab atas ulah oknum Bidan Irta, pegawai RS tersebut yang diduga berani merampas HP milik Kabiro HU Suara Cirebon, Ade Irawan.

Menurutnya, kesalahan anak buahnya harus ditanggug oleh pimpinanya, apalagi perbuatan oknum bidan Irta ini sudah menyalahi aturan. “Kita sudah rapat bersama, kita turun kejalan hari Senin (25/9) dengan rute berkumpul dikantor AJII jalan Siapem Indramayu, lalu kita melewati arah jalan DI Panjaitan dan berputar kearah jalan Murah Nara tempat RSUD Indramayu.

Kita kemudian Orasi di Kantor Bupati Indramayu dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Indramayu, dan orasi kita tutup ke Polres Indramayu untuk memberikan berkas demo dan pelaporan kasus perampasan HP dengan kekerasan yang dialami wartawan, Ade Irawan,”tegas Raskhana yang berjanji Jumat (22/9) surat pemberitahuan aksi unjuk rasa akan dikirim ke Polres Indramayu dan sejumlah wadah organisasi kewartawanan di Indramayu.. 

Suara lantang dan kecaman tegas disampaikan Korda LSM Pelopor Indramayu, M Nanang Supriyadi. Dirinya bersama semua anggotanya yang menyebar disetiap kecamatan akan ikut mendukung turun kejalan bersama aktivis jurnalis menyuarakan stop kekerasan jurnalis. Dirinya menilai, kinerja Dirut RSUD Indramayu gagal karena tidak menghargai wartawan serta dianggap gagal memenej karena buktinya dilapangan para petugasnya tidak sopan dan arogan kepada keluarga pasien, bahkan berani merampas HP milik Ade Irawan yang digunakan untuk merekam oknum bidan Irta saat marah-marah, arogan dan tidak sopan.

Lebih lanjut pihaknya meminta, Bupati Indramayu dan unsur dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) segera melakukan sidak melihat fakta buruknya pelayanan pasien di RSUD Indramayu.

“Keburukan yang mengakar ini patut untuk dibongkar untuk kebaikan semua, caranya, yang pertama ada perombakan pegawai disana yang dimulai dengan Bupati segera mencopot Dirut RSUD dan oknum-oknum pegawai yang dianggap bermasalah,”jelas Nanang.

Nanang juga menyayangkan ucapan Dirut RSUD Indramayu yang dianggap gegabah dan asal bunyi, menurutnya Dirut itu adalah pejabat publik yang omongannya harus bisa dipertanggungjawabkan. Mereka ngomong ke satu media Online bahwasannya, saudara Chong Soneta yang saat itu datang ke RS memaksa dan mengintimidasi pihak jaga RS agar pasien Supinah bisa dipulangkan.

Padahal faktanya tidak demikian, yang bersangkutan tidak memaksa begitu Dirut Lisfayeni bilang, pulangnya ditunda besok, dan memang buktiya pasien pulangnya besok siangnya. Yang lebih parah, perkataan dr Lisfayeni yang menuding wartawanSC ini menilep uang jaminan dari pasien Rp 2,5 juta. “Bukti kwitansi pembayarannya ada kok, masa dituduh nilep uang.Tolong hati-hati dalam memberikan keterangan dan jangan fitnah. Ini sudah fitnah dan masuk pidana murni yang perlu ditindaklanjuti,”terangnya.

Siswo Prayitno, anggota PWI Indramayu yang turut hadir dalam rencana rapat demo mendukung adanya demo nanti, Menurutnya, demo menyuarakan kebebasan pers yakni ancaman perampasan dengan kekerasan yang menimpa Ade Irawan adalah wajar. Kita tunjukan kekuatan, kita demo, pasti. Apa pihak RS yang kuat apa kita insan pers ,”sambung Siswo.

Tindakan oknum bidan Irta yang arogan, tidak sopan dan gegabah berani merampas HP wartawan yang sedang liputan ini mengundang tanda tanya besar rahasia dibalik perampasan HP ini, dan itu sama saja menggambarkan buruknya RSUD Indramayu yang tak mau terekpos. Apalagi, saya tahu sendiri, ternyata benar pasien yang habis di cesar, Supinah dirawat di lorong ruangan gedong Gincu 3, yang menggambarkan buruknya pelayanan dan tidak manusiawi.

“Kami mendesak agar pimpinan di RSUD Indramayu tegas memberikan tindakan kepada anak buahnya yang bersikap arogan. Kalau tidak bisa, yah jelas pimpinan dan anggotanya bersekongkol dalam kejahatan ini, kita layak untuk melawan dan setuju kita demo. #Save Journalist,”kritik Wangidin ST, Ketua Bidang Pembelaan Wartawan di HIPWI (Himpunan Insan Pers Wartawan Indonesia) Kabupaten Indramayu dan Agus Suherman, aktivis anti korupsi Indramayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD Indramayu merasa geram dengan kelakuan petugas piket, bidan Irta yang dianggap arogan. Selain tidak sopan, bidan Irta kerap marah-marah sama keluarga pasien sehingga membuat pelayanan buruk. Bukan hanya kepada pasien, Bidan Irta ini juga berlaku arogan terhadap wartawan yang juga sekaligus Kabiro HU. Suara Cirebon, Ade Irawan.

Sikap arogansi bidan Irta ini ditunjukan kepada keluarga pasien Supinah dan Kabiro HU Suara Cirebon, Kamis (14/9) saat keduamya menanyakan perihal kondisi pasien yang diajukan untuk proses kepulangan pasien Supinah. "Ngapain dirawat lama-lama disini, wong dirawatnya aja dilorong rumah sakit. Padahal, istri saya ini adalah pasien yang melahirkan dengan proses cesar, bahkan anak saya yang dilahirkan meninggal dunia dalam proses persalinan cesar. Saya terpaksa mengajukan pulang karena pelayanan disini sangat buruk,"terang Warsito, warga Desa Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi-Indramayu yang tak lain adalah suami dari pasien Supinah.

Menurutnya, istrinya yang sempat dirawat diruang ICU selama 6 hari, begitu sudah selesai di cesar, dipindahkan ke ruang Gedong Gincu 3. Namun petaka datang, petugas diruang ini yang tak lain adalah bidan Irta sikapnya semenjak mereka masuk diruangan Gincu 3, tidak sopan dan berlaku arogan kepada semua pasien disini termasuk istrinya. "Kami kecewa dengan pelayanan yang buruk ini, makanya kami tak betah dan lebih baik istri saya bawa pulang. Ini sungguh buruk, masa pasien habis dicesar ditempatkan dilorong ruangan gedong gincu. Kami kwatir, setelah anak saya mati saat proses kelahiran, malah istri sayanya yang memburuk karena disini ga terurus dengan baik dan pelayanannya sangat buruk,"terang Warsito.


Puncaknya, arogansi sikap bidan Irta ini saat Kabiro HU Suara Cirebon mendatangi ruang ini untuk mengambil gambar bidan Irta yang marah-marah tidak sopan dan menghina Pers lewat HP-nya. Bidan Irta langsung marah sambil merampas HP milik Kabiro, bahkan tangan Kabiro Ade Irawan sempat dipukul dan dicakar karena mempertahankan HP yang mau dirampas Irfa, hingga baju lengan Kabiro Ade robek. "Perkataan bidan Irta ini sangat menghina pers dan perlakuan bidan Irta yang marah-marah ke keluarga pasien ini menunjukan bukti bahwa bidan Irta ini sangat arogan. Kami mengutuk keras perbuatan bidan Irta ini dan tidak terima karena sudah menghina dan menghalang-halangi tugas Pers,"tegas Kabiro, Ade Irawan. (Kiriman chong soneta)